Unit instrumental eksperimental asal Kabupaten Bandung, Basajan, kembali menelurkan karya terbaru bertajuk “Nadoman”. Dirilis sebagai pembuka jalan menuju album penuh perdana mereka, single ini hadir di momen menjelang bulan Ramadan, membawa pesan reflektif yang digali dari tradisi tutur masyarakat Jawa Barat.
Secara harfiah, Nadoman atau Nadzom adalah tradisi melantunkan bait-bait pujian, nasihat, atau ajaran agama dalam bahasa Sunda yang biasanya terdengar di langgar atau masjid sebelum waktu shalat tiba. Bagi Basajan, Nadoman bukan sekadar aktivitas religius, melainkan sebuah medium kontemplasi budaya yang mendalam.
Dalam single ini, Basajan mengeksplorasi estetika Nadoman yang identik dengan pola repetisi dan melodi ala Sunda, lalu menerjemahkannya ke dalam bahasa musik mereka yang khas. Tanpa menghilangkan identitas aslinya, “Nadoman” tetap pada garis merah Priangan psychedelic groove, menggabungkan ketukan yang energetik dengan tekstur suara yang mengawang dan penuh warna.
“Basajan memaknai Nadoman sebagai bentuk pengingat diri tentang resonansi antara manusia dengan penciptanya dan alam semesta. Lewat komposisi ini, kami berupaya membawa perasaan tenang sekaligus transenden ke dalam ruang lantai dansa yang groovy, namun tetap memiliki sisi liar khas psikedelia,” jelas Adhitama Putra Prakarsa, gitaris Basajan.
“Nadoman” menjadi kepingan teka-teki berikutnya setelah rilisan-rilisan sebelumnya. Jika single “1971” membawa atmosfer mistis dan kewaspadaan, maka “Nadoman” menawarkan sisi yang lebih kontemplatif. Aransemen instrumen yang berlapis menunjukkan kedewasaan Basajan dalam mengolah musik instrumental yang bercerita.
Eksplorasi bebunyian ini semakin lengkap dengan visual artwork yang digarap oleh Yuri Yeuyanan. Visual tersebut menerjemahkan getaran spiritual lagu ke dalam estetika grafis yang selaras dengan konsep album mendatang. Di sisi produksi, proses mixing dan mastering dilakukan oleh Panji Wisnu, serta dirilis oleh label Bahasa Ibu Records.
“Nadoman” dapat dinikmati di berbagai platform musik digital mulai 13 Februari 2026, juga tersedia dalam layanan full track download di laman resmi www.bahasaiburecords.id.
Single ini juga menjadi jalan yang mengantarkan Basajan menuju perilisan album perdana mereka yang bertajuk Bewara, yang akan dirilis pada 10 April 2026 mendatang.
Profil Singkat Basajan
Basajan adalah kuartet instrumental eksperimental yang memadukan elemen groove, psychedelic rock, dan pengaruh budaya Sunda. Berawal dari Kabupaten Bandung dan kini aktif di Jakarta, Basajan konsisten mengeksplorasi narasi spiritualitas, mitologi, dan keseharian masyarakat Priangan melalui eksplorasi bunyi yang unik.

